Senin, 14 Desember 2015

Cantengan Jempol Kaki

Cantengan pada jempol kaki, yaitu yang saya maksud adalah ingrown toenail. yaps, dari bahasanya tentunya sudah terbayang apa itu ingrown toenail, yakni tumbuhnya kuku, dalam hal ini kuku jempol, ke jaringan sekitar kuku (samping kanan dan/atau kiri) padahal normalnya kuku tersebut harusnya tumbuh lurus ke depan, sebagai akibatnya terjadilah cantengan, jaringan yang tertusuk kuku tersebut menjadi radang dan infeksi. Dalam bahasa kedokteran cantengan jenis ini disebut onychocryptosis.
  

Lalu apa yang menyebabkan kuku tumbuh menyamping?

Kuku yang tumbuh menyamping disebabkan oleh adanya trauma (bisa karena memotong kuku terlalu pendek) atau benda asing pada bagian samping/pinggiran batas antara kuku dan kulit yang menyebabkan peradangan dan infeksi. Peradangan tersebut akan membuat jaringan kulit menjadi lembek (lunak) dan jaringan kuku menjadi menebal dan terpacu untuk terus tumbuh tapi tak beraturan. Sebagai akibat dari dua keadaan tersebut (kulit lembek/lunak+kuku yang terus tumbuh) terjadilah pertumbuhan kuku ke samping akhirnya menjadi cantengan. Kondisi tersebut sering terjadi pada kuku-kuku besar misalnya kuku jempol kaki.

Gejala yang timbul akibat cantangan ini, diantaranya : jempol kaki terasa sangat sakit (apalagi kalau kesenggol), ngeyut, disekitar kuku bengkak, merah, bahkan sampai bernanah, pada kasus yang berat bisa menimbulkan pembengkakan pada kelenjar limfe di lipat paha, sehingga lipat paha juga terasa sakit dan seringkali disertai dengan badan demam.

Apa yang bisa kita lakukan untuk megobati cantengan jempol kaki ini?

Perawatan di rumah yang dapat anda lakukan :
- Rendam Kaki
Lakukan perendaman pada kaki yang terlibat menggunakan air hangat bercampur garam selama 15 menit sebanyak 2 sampai 3 kali sehari. Hal ini akan mengurangi bengkak dan nyeri pada cantengan.

- Cream Antibiotik.
Setelah dilakukan perendaman olesi jempol kaki yang cantengan dengan krim antibitiotik kemudian dibalut tipis dengan kasa steril. Jika tidak ada krim antibiotik bisa menggunakan Rivanol.

- Kompres Rivanol
Basahi kasa steril dengan rivanol kemudian tempelkan, sedikit diperas, pada permukaan kuku yang cantengan biarkan 30 hingga 60 menit, lakukan 2-3 kali sehari.

- Minum obat penghilang rasa sakit
Minumlah obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas di toko obat atau apotek, contohnya ibuprofen, parasetamol, asam mefenamat, dsb. Namun perhatikan brosurnya dan minumlah seperlunya saja.

- Pilih Alas Kaki Terbuka.
Jangan menggunakan alas kaki yang tertutup, apalagi sempit contohnya sepatu. Gunakanlah alas kaki yang pada bagian jempol kakinya terbuka, contohnya: sandal.

Kapan Harus Ke Dokter?

Jika Anda sudah melakukan perawatan di rumah seperti tersebut di atas namun tak kunjung sembuh bahkan terdapat nanah, kulit memerah meluas, dan demam, sebaiknya berobatlah ke dokter.

Langkah berikutnya, lakukan pencegahan agar tidak kambuh lagi.

Cara mencegah cantengan :

Memotong kuku dengan benar (terkhusus jempol kaki).
Potong kuku jangan terlalu pendek hingga menimbulkan trauma atau luka pada kulit.
Potonglah kuku dengan lurus (pinggir kanan kiri sama ratakan dengan tengah), jangan membentuk kurva pada kedua tepi, apalagi terlampau pendek.

Menggunakan pelindung kaki
Gunakanlah sepatu apabila melakukan pekerjaan atau kegiatan yang resiko tinggi terjadinya trauma pada kuku atau risiko terhadap masuknya pasir, tanah, atau lumpur ke kuku.

Hindari Sepatu Sempit
Jangan menggunakan sepatu yang sempit karena akan menimbulkan tekanan yang membuat trauma tepi kuku dan membuat kuku tumbuh ke samping dalam.

Sekian, semoga Anda akan lebih terarah bagaimana seharusnya anda berbuat untuk mengatasi cantengan jempol kaki. Salam sehat selalu. :) 
Sumber : Klik Di Sini

Tidak ada komentar: